"Buatlah diri anda berguna bagi orang lain." Ralp W Emerson (1803-1882) pujangga dan dosen asal AS
Banner


Beberapa seputar kontroversial tentang Google

User Rating: / 0
PoorBest 

Sebagai perusahaan yang sangat luar biasa di dunia internet, ternyata Google itu banyak menyimpan kontroversial dalam perjalanan bisnisnya. Tentu saja ini akan menjadi santapan bagi penggila teknologi dan terkadang bisa menjadi inspirasi bagi beberapa orang dalam mengembangkan bisnisnya. Coba kita lihat apa saja sih yang bikin kontroversial?

  1. Larry dan Sergey si empunya Google, tahun 1996 bersama semua mahasiswa serta staf pengajar Stanford University pernah pindah ke gedung baru yang diberi nama WILLIAM GATES COMPUTER SCIENCE alias si Bill Gates sendiri. Anehnya dikemudian hari mereka bersetru dalam persaingan bisnis.
  2. Larry dan Sergey telah berusaha keras selama mungkin agar Google tidak usah Go Public. Mereka lebih menyukai kerahasiaan pribadi ketimbang kebanyakan enterpreneur Silicon Valley yang mengagungkan IPO/penawaran saham perdana sebagai impian puncak.\
  3. Dalam proses Go Public, Wall Street dipaksa menyetujui proses Go Publicnya sesuai cara Google. Dengan rasa percaya diri yang sangat tinggi, mereka lebih mengandalkan persamaan-persamaan matematika, perangkat lunak an teknologi ketimbang penasehat bisnis Wall Street yang mata duitan.
  4. Dari sudut pandang Wall Street, jarang ada perusahaa macam Google yang perkasa, berkuasa dan cukup terkenal sehingga berani menerapkan aturan sendiri untuk Go Public. Yang lebih sering banyak perusahaan yang harus road show, memerlukan saran hingga investor bersedia mendengarkan harapan mereka.
  5. Larry dan Sergey dengan halus juga menolak keharusan untuk mencantumkan nama seseorang yang bertindak sebagai direktur  utama Google dalam proses go public. Pos ini sengaja dikosongkan agar mereka berdua tetap sebagai pengendali perusahaan.
  6. Larry dan Sergey awalanya menolak meng-hire seorang CEO oleh investornya untuk mengelola Google walaupun akhirnya mereka luluh untuk menggunakan CEO. Ia adalah Eric Schmidt mantan CEO Novell.
  7. Sempat terjadi pertarungan seru antara Google dan Microsoft gara-gara Google berhasil membajak sang master Microsoft di Cina Dr. Lee ke sarang Google. Alamak... cuma urusan bajak membajak bikin seru juga yaa...
  8. Masih banyak lagi keunikan Google, termasuk dalam iklim perusahaannya boleh menerapkan Engineernya menggunakan 20% waktunya untuk mengerjakan proyek yang mereka senangi tanpa harus ada kewajiban digunakan perusahaan.

(Disadur dari "Kisah sukses Google" - David A Vise)