"Kegagalan adalah kesempatan untuk memulai kembali. Namun kali ini dengan lebih cerdas." (Henry Ford, pendiri Ford Motor Company)
Banner


Dongeng-Gaga Sok Pamer

User Rating: / 1
PoorBest 

Oleh : Kak Andi Yudha

Seekor gajah sedang berjalan dengan pongahnya. Bummm ... bummmm... bummmm... begitu suara langkahnya menghentak tanah. Ia memang sedang memamerkan tubuhnya yang besar dan kuat kepada hewan-hewan lainnya. Ia pikir hewan lain akan kagum padanya. "Hentikan langkahmu yang memekakkan telinga itu, Gaga..!! seru Landi Landak. Kamu hampir menghancurkan rumahku, Gaga..!, teriak Mutam si Semut Hitam sambil merayap ke muka Gaga.
Gaga jadi marah mendengar kata-kata Landi dan Mutam.  Whuusss... ia mengibaskan Mutam dengan belalainya. Mutam sampai jatuh di rerumputan. "Kamu ini sombong sekali Gaga..!", cetus Bugak Burung Gagak. "Iya, kamu seharusnya minta maaf kepadaku karena sudah mengganggu tidurku", tambah Kija Kijang.

 

"Kalian memang iri kepadaku khan..??" cemooh Gaga sambil menyerngai,  mengejek. "Bukan iri. Kami ingin kamu mengerti kalau kami tidak suka dengan sikapmu yang sok pamer itu." ujar Bugak berani. Bukannya diam, Gaga malah marah. Dengan kesal, ia meninggalkan hewan-hewan di dekatnya. Ia meninggalkan hewan-hewan di dekatnya. Ia menghentakkan kaki sekeras-kerasnya ke tanah. Bumm... bumm...bummm..... semua hewan menutup telinga mereka rapat-rapat. Gaga tertawa senang.

 

"Makanya, jangan bermain-main dengan Gaga", tukas Gaga terbahak-bahak. Kejadan seperti ini pun berlangsung berkal-kali. Gaga merasa tidak pernah kapok walaupun sudah diingatkan berkal-kali oleh temannya. Sampai suatu pagi, saat Gaga sedang berjalan berdebum-debum seperti biasanya, terdengar seruan Bugak. 
"Teman-teman...  ayo bersembunyi!!,  seru Bugak. "Ada pemburu masuk hutan." Semua hewan pun segera mencari tempat persembunyian yang aman. Tapi, Gaga tidak percaya. Ia pikir, Bugak hanya memperdayai mereka.

 

Bugak pasti berusaha membuat aku pergi dari sini, pikir Gaga. Dasar Bugak bodoh! Aku tetap berjalan dengan bunyi yang keras. Bumm... bummm.... bummmm.... Gaga semakin menjadi-jadi. Ia malah melompat-lompat sambl tertawa. Bugak mengingatkan Gaga agar menyingkir tapi tetap tidak di hiraukan. 

Bummm.... Bumm.... bummm...

"Pasti ada hewan di sana" Tiba-tiba Gaga mendengar suara manusia. Ya ampun.. Pemburu! Gaga kaget setengah mati dan ketakutan. Ia menyesal karena tidak mendengar peringatan Bugak. Terlambat sekarang.. aku tidak bisa bersembunyi lagi.

"Tenang Gaga kami akan menolongmu" bisik Bugak ke telinga Gaga. Rupanya Bugak tidak tega meninggalkan  Gaga. Bersama Kija yang larinya cepat, Bugak berlari menjauhi Gaga dengan menimbulkan suara berisik. Itu memang rencana mereka.

Berhasil..!! Tiga pemburu yang tadinya berjalan mendekati Gaga kini berubah haluan menuju suara Bugak dan Kija yang berisik tadi. Lalu dengan gesit, Kija berlari sejauh-jauhnya. Sementara itu Bugak bersembunyi di atas pohon yang tinggi dan gelap.

"Gaga, cepatlah, ikut kami ke balik bukit," bisik Landi yang tiba-tiba sudah ada di depan Gaga. Gaga mengikuti Landi. Ia bersembunyi bersama hewan-hewan lain. Akhirnya mereka semua selamat dari Pemburu tadi, demikian pula Kija dan Bugak.

"Terima kasih ya teman-teman, kalian memang hewan yang hebat." ujar Gaga. "Maafkan aku ya, karena aku bersikap sombong terhadap kalian." 

Share on facebook
Follow Us
Banner
Banner
Hit Kunjungan
720980
Hari ini91
Kemarin106
Minggu ini197
Total Kunjungan720980
Dollar Income..!!!