"Hati-hati saat mengkritik, sebab kemarahan yang ditimbulkan bisa menurunkan moral karyawan dan tetap tidak memperbaiki situasi yang dikritik." Dale Carnegie - pembicara motivasi
Banner


Morning Sickness Bikin Anak Lebih Cerdas

User Rating: / 1
PoorBest 

Hampir 100 persen dari ibu hamil akan mengalami mual-muntah pada beberapa tahap dari kehamilan mereka. Banyak calon ibu yang mengalaminya hanya pada pagi hari, ada pula yang harus mengalaminya sepanjang hari. Kondisi ini biasanya diawali dengan rasa mual, diikuti dengan muntah pada minggu kedua atau ketiga kehamilan. Mual-muntah bisa terus terjadi sampai trimester kedua. Pada beberapa wanita, gejalanya bisa sangat parah, menyebabkan berat badan turun, dehidrasi, bahkan harus masuk rumah sakit. Namun untuk perempuan lain, mual-muntah bisa dihadapi sambil lalu.

 

Tak ada yang mengetahui secara pasti, mengapa seorang perempuan bisa mengalami mual-muntah ringan, dan yang lain lebih parah. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang dialami perempuan setelah pembuahan. Peneliti yang lain mengatakan, kadar mual-muntah bisa saja disebabkan apa yang dikonsumsi ibu hamil tersebut, begitu pula kapan ia makan dan bagaimana tubuh dan bayinya mencerna nutrisi dari makanannya.

 

 

Namun, cobalah untuk menerima kondisi ini. Karena menurut penelitian yang diterbitkan di   Journal of Pediatrics, ibu hamil yang mengalami mual-muntah cenderung akan melahirkan anak-anak yang cerdas (ketimbang mereka yang tidak mengalami morning sickness).  

Penelitian yang diadakan oleh Hospital for Sick Children di Toronto, Canada, ini menunjukkan bahwa mual-muntah yang tidak parah akan memberikan efek baik bagi janin. Anda tahu kan, bahwa morning sickness merupakan tanda bahwa Anda menjalani kehamilan yang sehat. Ibu hamil yang sering mual-muntah akan mengurangi risiko keguguran, dan mengurangi kelahiran bayi dengan masalah jantung bawaan. Studi ini menambahkan dimensi baru, yaitu perkembangan neurologis.

Rumah sakit ini mengobservasi lebih dari 120 ibu hamil yang mengalami mual-muntah. Ketika anak-anak mereka menginjak usia tiga hingga tujuh tahun, anak-anak itu diberi tes psikologis sesuai usia mereka untuk mengukur kecerdasannya. Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang dilahirkan oleh perempuan yang dulunya mengalami morning sickness memiliki IQ yang lebih tinggi, kemampuan verbal yang lebih baik, dan memori yang lebih kuat, daripada anak-anak dari perempuan yang tidak mengalami mual-muntah.

"Perempuan memang menderita akibat kondisi ini, tapi setidaknya hal ini terjadi untuk alasan yang baik," kata Dr Gideon Koren, penyelidik utama penelitian ini. "Penyebabnya adalah hormon, yang menyebabkan Anda merasa eneg. Namun di pihak lain, memberikan kondisi yang lebih baik untuk bayinya."

 

DIN

Editor: Dini 

Sumber: SheKnows
Share on facebook
Follow Us
Banner
Banner
Hit Kunjungan
730735
Hari ini37
Kemarin114
Minggu ini37
Total Kunjungan730735
Dollar Income..!!!
Powered by