Dolly Deseka Tishvara - Pendiri Ooh-Gitu.com

User Rating: / 2
PoorBest 

Pria kelahiran Jakarta adalah salah seorang pendiri Ooh-Gitu.com. Ooh-gitu adalah portal pertamanya dalam sejarah karirnya. Memang memiliki portal adalah sebuah obsesi lama yang terpendam sejak era booming Dotcom seangkatan detik.com, astaga.com maupun portal domestik terkenal di masa emas dulu tahun 2000. Terpikir dalam benaknya kapaaan yaa.. punya portal seperti mereka ? Kesibukan sebagai profesional di sebuah perusahaan multinasional di bidang Food Industry hampir saja menenggelamkan impian lamanya.

Beruntung, mengajak 2 kolega dekatnya di satu divisi Reseach Development-Quality, toh tidak ada kata terlambat untuk merealisasikannya. Dengan Feby dan Jimmy kolega dekatnya yang masih muda dan segera diajak terjun kedalam dunia yang mungkin tidak pernah mereka bayangkan selama ini. Maklum, mengingat pengalaman mereka yang belum pernah terlibat dalam software development. Baginya background pendidikan bukan ukuran untuk menjadi bisa.

Dengan segala cara, akhirnya terwujudlah impian portal yang didambakan yang akan mengubah gaya dalam menatap masa depan dan dan membangun team work Ooh-Gitu sebagai universitas organisasi yang solid, saling mendukung dan tidak pernah ada kata-kata panas dalam mengembangkan ide. Tidak mengherankan, proses desain portal ini cepat dibangun tanpa mengalami proses yang bertele-tele namun efektif. Berobsesi Ooh-gitu akan selalu menjadi 'think-tank'  bagi kemajuan Indonesia melalui Edutainment dan sharing knowledge.

Dulu sempat bercita-cita untuk menjadi akuntan dan ingin bekerja di salah satu "The Big Five Firm". Sempat interview juga di salah satu firma yang orang kenal sebagai "The big Five" pada awal th 2000. Meskipun gagal tetap saja menyimpan kenangan manis karena nyaris masuk mungkin, namun belum rejekinya. Sempat mengenyam pendidikan Teknik Elektro di ISTN 1 tahun dan alumni FMIPA-UI. Pembenci mata kuliah kalkulus tapi lebih getol belajar Change Management, Business Process dan Supply Chain Management. Baginya ilmu ini sangat dinamis dan membuatnya lebih terbuka wawasan terhadap perilaku manusia dan organisasi perusahaan. Penggila bola, namun anehnya ia tidak suka tontonan level Liga Champion atau Liga Inggris. Justru Liga Indonesia dan Piala Dunia adalah tontonan yang disukai asalkan yang bermain Brazil dan Jerman. Selalu berharap Korsel dan Italia kalah dalam babak penyisihan. Konon negara Italia yang bikin trauma karena jagoannya Brazil di era Zico dan Socrates kalah di adu penalti. Menyesakkan memang... dan selalu sedih kalo Indonesia kalah melulu sama Korsel. Aahh,..seandainya Indonesia berhasil jadi tuan rumah 2022..!!